Mengenal Cara Kerja Power Steering

By | Juli 26, 2022

Istilah power steering atau mobil power steering mungkin akrab di telinga kita. Namun sebenarnya apa definisi power steering dan bagaimana cara kerjanya belum tentu semua orang tahu. Power steering sendiri merupakan komponen yang berfungsi sebagai alat bantu yang dipasang pada kemudi mobil. Komponen ini memiliki fungsi utama yaitu:

  • Mengurangi beban kerja kemudi
  • Menjaga kestabilan selama berkendara
  • Meredam guncangan saat berkendara di permukaan jalan yang tidak rata

Power steering terbagi jadi 3 jenis, yaitu Hydraulic Power Steering yang menggunakan fluida sebagai media penghantar tenaga dan putaran mesin jadi sumber tenaga utama. Kemudian ada juga Electronic Power Steering yang tidak menggunakan fluida melainkan tenaga listrik dan terakhir Hydro-Electric Power Steering yang merupakan kombinasi atau gabungan dari hidrolik dan elektrik.

Walau sifatnya hanya sebagai komponen tambahan, tapi power steering sangat terasa manfaatnya pada pengemudi, terutama saat ingin membelokkan mobil. Pada posisi berbelok, mobil memiliki beban yang sangat berat.

Ada beberapa faktor yang sistem kemudi jadi berat adalah:

  • Kecepatan mobil
  • Kesalahan saat menyetel FWA atau geometri roda kemudi mobil
  • Profil pada ban
  • Tekanan angin pada ban
  • Perbandingan roda gigi kemudi

Tanpa bantuan dari power steering, pengemudi akan kesulitan mengendalikan kemudi karena setir mobil pastinya terasa berat. Hal inilah yang membuat power steering seperti sudah jadi fitur wajib yang harus dimiliki saat memilih mobil.

Cara Kerja Power Steering

Setelah mengenal pengertian dan fungsi power steering, kini saatnya mengenal bagaimana cara kerjanya pada kendaraan Anda. Perlu diketahui bahwa setiap jenis power steering memiliki komponen dan tentunya cara kerja yang berbeda pula.

Cara Kerja Power Steering saat Mobil Berjalan Lurus

Ketika mobil berjalan lurus, berarti power steering dalam kondisi normal dan tidak bekerja sama sekali. Dalam posisi ini, jenis power steering hydraulic akan mengalirkan fluida atau cairan ke saluran relied port melewati valve. Untuk kemudian cairan atau fluida akan kembali ke pompa power steering. Sementara untuk power steering jenis hidrolik tenaga yang diandalkan adalah putaran mesin dan pada jenis elektrik tenaga listrik yang jadi sumber kekuatannya.

Cara Kerja Power Steering Ketika Kemudi Dibelokkan

Pada posisi kemudi dibelokkan, tekanan oli yang dihasilkan power steering akan dialirkan ke bagian rotary control valve di bagian rack and pinion. Kemudian saluran ke piston yang ada di rack and opinion serta di control vlve akan terbuka. Minyak power akan menuju piston dan mendorongnya sesuai arak belok misal ke kiri atau kanan. Tidak hanya sampai di situ, saluran piston sisi lain akan terbuka sehingga didorong menuju reservoir.

Cara Kerja Power Steering Ketika Belokan Penuh

Saat melakukan belokan terjadi tekanan ke piston yang cukup besar besar. Inilah yang menyebabkan relief valve pada pompa terbuka. Kemudian sebagian minyak akan berputar lagi ke saluran masuk power steering.

Cara Kerja Power Steering saat Kecepatan Tinggi

Ketika kendaraan melaju pada kecepatan tinggi, tekanan minyak akan berkurang sehingga kemudi akan terasa ringan. Beberapa jenis power steering sendiri memiliki pengontrol tekanan yang bergantung pada putaran mesin dan pada tipe lainnya, tekanan ini bergantung pada kecepatan kendaraan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.